Itulah gambaran generasi anak2 muda jaman sekarang. Sebagian besar anak muda jaman sekarang udah terjangkit virus yang namanya "hedonisme" dan "permisifisme". Yang ada di otak mereka adalah hanya kesenangan, kebahagiaan dan kebebasan hidup tanpa ada yang mengatur mereka (having fun), kehidupan serba bebas tanpa batas, (serba boleh).
Sehingga mereka tuh, gampang banget kebawa arus yang namanya pergaulan. Atas nama "trend" dan "modernisasi", mereka semua jadi generasi yang melanggar batasan2 agama atau pun aturan2 yang hukum berlaku. Gak heran misalnya timbul istilah yang namanya "kenakalan remaja", yang disebabkan sama diri mereka sendiri, misalnya seperti, pergaulan bebas, tawuran pelajar, kecanduan rokok, atau mungkin juga kecanduan minuman keras dan obat-obatan, dan mungkin masih banyak lagi. Dengan tanpa sadar atau sengaja, mereka "meng-copy paste" segala macam yang berasal dari luar (barat), mulai dari, makanan, cara berpakaian, musik yang di dengarkan, film yang di tonton, cara bergaul, sampe cara berjalan dan bicara. Seolah udah gak heran lagi ketika mereka jadi orang2 yang selalu mengabaikan perintah agama atau mungkin juga perintah orang tua nya sendiri. Sebaliknya, mereka akan ngerasa senang, bangga dan hebat banget pada saat mereka bisa "hang out" dengan sesama mereka seperti bioskop, mall, cafe, dengan memakai pakain yang lagi "in" dan pamerin benda atau barang terbaru yang mereka punya. Gak terpikir sedikit pun di pikiran mereka, atau pun rasa malu karna udah menghambur2kan uang atau harta orang tua. Mereka saling membanggakan kekayaan orang tua masing2, dengan tanpa sedikit pun meyebut kelebihan2an diri mereka sendiri, (karna emang gak ada yang bisa mereka banggakan selain kekayaan orang tua). yang lebih mengherankan nya lagi, mereka jadi generasi yang mengabaikan atau mungkin menyia2kan potensi yang ada di dalam diri mereka sendiri, padahal masa muda adalah masa yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Mungkin saya sendiri adalah salah satu bagian dari mereka, tapi saya gak menyia2kan potensi yang ada di dalam diri saya. (bukan bermaksud membanggakan atau menyombongkan diri).
Tunjukkan kepada semua orang kalo kamu itu bisa di banggakan bukan karna siapa2, atau karna kekayaan orang tua, tapi karna diri kamu itu emang pantas di banggakan dengan potensi2 yang ada di dalam diri kalian sendiri. Dan untuk semua teman2 yang menginspirasi ku untuk menulis ini, ingat lah kalo di dalam diri kalian itu ada potensi2 atau kelebihan2 yang udah seharusnya kamu kalian manfaatkan dengan sebaik nya yang mungkin akan menghasilkan sebuah karya yang mungkin akan sangat berguna buat orang lain. Dan semoga tulisan saya ini bisa menginspirasi atau memotivasi teman2 semua untuk melakukan hal yang lebih baik dari sebelum nya, ok?
Sehingga mereka tuh, gampang banget kebawa arus yang namanya pergaulan. Atas nama "trend" dan "modernisasi", mereka semua jadi generasi yang melanggar batasan2 agama atau pun aturan2 yang hukum berlaku. Gak heran misalnya timbul istilah yang namanya "kenakalan remaja", yang disebabkan sama diri mereka sendiri, misalnya seperti, pergaulan bebas, tawuran pelajar, kecanduan rokok, atau mungkin juga kecanduan minuman keras dan obat-obatan, dan mungkin masih banyak lagi. Dengan tanpa sadar atau sengaja, mereka "meng-copy paste" segala macam yang berasal dari luar (barat), mulai dari, makanan, cara berpakaian, musik yang di dengarkan, film yang di tonton, cara bergaul, sampe cara berjalan dan bicara. Seolah udah gak heran lagi ketika mereka jadi orang2 yang selalu mengabaikan perintah agama atau mungkin juga perintah orang tua nya sendiri. Sebaliknya, mereka akan ngerasa senang, bangga dan hebat banget pada saat mereka bisa "hang out" dengan sesama mereka seperti bioskop, mall, cafe, dengan memakai pakain yang lagi "in" dan pamerin benda atau barang terbaru yang mereka punya. Gak terpikir sedikit pun di pikiran mereka, atau pun rasa malu karna udah menghambur2kan uang atau harta orang tua. Mereka saling membanggakan kekayaan orang tua masing2, dengan tanpa sedikit pun meyebut kelebihan2an diri mereka sendiri, (karna emang gak ada yang bisa mereka banggakan selain kekayaan orang tua). yang lebih mengherankan nya lagi, mereka jadi generasi yang mengabaikan atau mungkin menyia2kan potensi yang ada di dalam diri mereka sendiri, padahal masa muda adalah masa yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Mungkin saya sendiri adalah salah satu bagian dari mereka, tapi saya gak menyia2kan potensi yang ada di dalam diri saya. (bukan bermaksud membanggakan atau menyombongkan diri).
Tunjukkan kepada semua orang kalo kamu itu bisa di banggakan bukan karna siapa2, atau karna kekayaan orang tua, tapi karna diri kamu itu emang pantas di banggakan dengan potensi2 yang ada di dalam diri kalian sendiri. Dan untuk semua teman2 yang menginspirasi ku untuk menulis ini, ingat lah kalo di dalam diri kalian itu ada potensi2 atau kelebihan2 yang udah seharusnya kamu kalian manfaatkan dengan sebaik nya yang mungkin akan menghasilkan sebuah karya yang mungkin akan sangat berguna buat orang lain. Dan semoga tulisan saya ini bisa menginspirasi atau memotivasi teman2 semua untuk melakukan hal yang lebih baik dari sebelum nya, ok?